_Page_12.jpg)
Dari Aisyah r.a, beliau berkata, “Dahulu kami biasa mengasinkan (mengawetkan) daging udhhiyyah (qurban) sehingga kami bawa ke Madinah, tiba-tiba Nabi saw. bersabda “Janganlah kalian menghabiskan daging udhiyyah (qurban) hanya dalam waktu tiga hari”. (HR. Bukhari-Muslim).
“ 5 dari 10 masyarakat Kota Bandung menilai pendistribusian daging Qurban tidak tepat sasaran“ (Survey Efektivitas Qurban, 2005)
Program optimalisasi pelaksanaan ibadah qurban dengan mengolah dan mengemas daging qurban menjadi kornet.
MENGAPA SUPERQURBAN LEBIH UNGGUL?
Metode pengkornetan daging qurban akan mempunyai manfaat yang lebih baik yaitu:
1. Sesuai syariah
Hewan dipotong dalam kondisi sehat pada hari raya Idul Adha hingga hari tasyrik.
2. Praktis
Mudah dibawa, mudah dibuka, siap menjangkau nusantara.
3. Kesehatan Terjamin
Hewan qurban di karantina dalam pengawasan dokter hewan.
4. Kornet tahan lama hingga jangka waktu 3 tahun
Di produksi oleh perusahaan yang telah berpengalaman dalam pengemasan produk ekspor, dengan standar halal MUI dan pengawasan BPOM.
5. Aksi distribusi dilakukan sepanjang tahun
Tidak habis dalam sekejap sepekan hari raya qurban. Program penyaluran bisa lebih terarah dan terencana.
6. Menjangkau pelosok Indonesia
Menjangkau daerah terpencil, pedesaan dan wilayah jangkauan bencana yang luas. Minim resiko dibanding bila di distribusikan dalam wujud hewan hidup.
7. Memberdayakan Petani Lokal
Mengingat tahun ini semua produksi dilakukan di Indonesia, program ini sangat efektif memberdayakan potensi peternak lokal yang utamanya berbasis di pesantren.
8. Solusi Efektif Bantu Korban Bencana
Terbukti sukses untuk membantu korban konflik Ambon, Maluku Utara, bencana tsunami Aceh, gizi buruk di Banten, longsor Banjarnegara, gempa DIY-Jateng, tsunami Pangandaran, gempa di Bengkulu, bencana Gunung Kelud dan yang terakhir adalah aksi siaga bencana pada gempa di Jawa Barat serta aksi-aksi lainnya.
9. Cocok sebagai tools atau alat bantu perusahaan dalam menggelar aksi kepedulian lingkungan.
CSR (Corporate Social Responsibility) menjadi salah program yang sangat penting di lakukan. Dengan Superqurban, perusahaan bisa mengoptimalkannya sebagai instrumen program peningkatan gizi masyarakat, melengkapi sembako yang sudah biasa diberikan.
Teknologi yang Digunakan
a. Sterilisasi
b. Menggunakan campuran zat alami : cangkang udang shg tahan lama
c. Pembekuan dalam suhu -30 s.d -45 derajat celcius
d. Pendinginan dalam suhu -15 s.d -20 derajat celcius
100 %Produksi Dalam Negeri Memberdayakan Peternak Lokal.
Rincian Harga
Qurban Kambing : Rp 995.000,00
1 kambing = +/- 40 kaleng @ nett 200 gr
Qurban Sapi : Rp. 9.950.000,00
1 sapi = +/- 400 kaleng @ nett 200 gr
Qurban Sapi-retail : Rp 1.425.000,00
1 sapi-retail = +/- 57 kaleng @ nett 200 gr
Wednesday, October 21, 2009
Superqurban
Posted by berbagi genggaman at 7:17 PM 5 comments
Monday, October 19, 2009
Trauma Healing Mulai Terasa Manfaatnya

PADANG. Trauma healing, salah satu rangkaian kegiatan Siaga Bencana yang dilakukan oleh relawan Rumah Zakat sudah memasuki hari kedelapan. Untuk pekan ini akan diadakan Kel. Parupuk Tabing Kec. Koto Tangah dan di sebuah SD negeri di Siteba Kec. Nanggalo Kota Padang.
Sebelumnya trauma healing dilaksanakan mulai 12-17 Oktober 2009 di Kabupaten Padang Pariaman. Ada tiga lokasi pelaksanaan trauma healing yakni Kampung Apar, Sungai Durian dan Mudiak Balai. Hadir Psikolog, Eva Sadrina yang akan memberikan rehabilitasi bagi anak-anak.
Trauma healing sengaja diadakan beberapa kali untuk sekelompok anak agar hasil yang diharapkan terjadi. Menurut Satkorlak Kabupaten Padang Pariaman, Bambang sebaiknya RZI sering melakukan pembinaan agama karena belum ada lembaga yang melakukannya.
Untuk masing-masing lokasi telah diadakan trauma healing sebanyak lima kali. Beberapa orangtua menyatakan bahwa anak mereka berubah menjadi gembira setelah dua hari mengikuti kegiatan trauma healing dari RZI. ”Ada yang awalnya takut dengan genteng rumah, ada juga yang suka marah-marah dengan saudara-saudaranya dan ada yang suka sembunyi dibalik ibunya. Alhamdulillah anak-anak ini sudah mulai membaik kondisinya,” ujar Eva.***
Newsroom/Miralyn Afrini
Padang
Posted by berbagi genggaman at 10:51 PM 0 comments
Sunday, October 18, 2009
Terus Bergerak Untuk Sumbar, Dari Evakuasi Sampai Rehabilitasi
Posted by berbagi genggaman at 11:27 PM 0 comments
Tuesday, October 13, 2009
Memasuki Fase Pemulihan, RZI Telah Melayani 19.405 Korban Gempa

PADANG. Hingga Selasa (13/10), Rumah Zakat Indonesia (RZI) telah memberikan pelayanan kepada 19.405 penerima manfaat yang menjadi korban gempa di Sumatera Barat. Pelayanan tersebut berupa Siaga Sehat, pemberian makanan tambahan untuk bayi dan Balita, makanan siap saji yang berupa kornet Superqurban, sosis ikan, sosis ayam, serta nasi kare, hingga trauma healing.
“Fasilitas pelayanan itu diberikan kepada para korban di delapan Posko Bantuan yang didirikan RZI bersama para mitra seperti Indosat, Telkomsel, Human Concern International, Perusahaan Gas Negara, Pemprov Jabar dan Cecero. Selain itu kami pun berupaya memberikan pelayanan kesehatan di beberapa daerah yang belum terjangkau dengan sistem jemput bola,” ujar Branch Manager RZI Faisal Fajar.
Menurut Faisal, memasuki minggu ketiga penanganan bencana gempa, RZI sudah mulai melakukan tahap rehabilitasi dengan memberikan pelayanan trauma healing kepada para korban gempa. Dalam kegiatan trauma healing yang pertama, tim Siaga Bencana yang dilengkapi relawan ahli melayani 23 warga Mudiak Balai dan 54 warga Kampung Apar Kab. Pariaman Selatan. “Trauma healing akan terus diberikan kepada warga yang lain secara bertahap agar mereka dapat memiliki rasa percaya diri dalam beraktivitas seperti sediakala,” ungkap Faisal.
Selain memberikan pelayanan trauma healing, di hari yang sama RZI pun mengadakan aksi Siaga Sehat di Desa Ambacang dan Desa Mudiak Kab. Padang Pariaman, serta di tiga titik Kota Padang. Dalam aksi tersebut, RZI melayani 404 penerima manfaat. “Selain itu, di kesempatan yang sama Cecero pun memberikan tenda sekolah dan makanan tambahan bagi 30 orang di Kampung Apar Kec. Pariaman Selatan Kab. Padang Pariaman,” tutur Faisal.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya bahwa untuk membantu korban bencana gempa bumi, RZI telah memberangkatkan 80.000 paket makanan siap saji yang terdiri dari 40.000 kornet Superqurban dan 40.000 paket Siaga Gizi yaitu sosis ikan, sosis ayam dan nasi kare. Selain itu RZI pun menyediakan 14 armada ambulans yang digunakan untuk melayani para pengungsi di sana.***
Newsroom/Miralyn
Padang
Posted by berbagi genggaman at 9:06 PM 0 comments
Sunday, October 11, 2009
80.000 Kornet Qurban untukKorban Gempa

Type your summary here
Type rest of the post here
Rumah Zakat Indonesia menurunkan Tim Siaga Bencana, yang telah memberangkatkan 80.000 paket bantuan pangan senilai 2 Milyar. Paket ini terdiri dari 40.000 kornet Superqurban serta 40.000 paket Siaga Gizi Nusantara (makanan siap santap) dan juga secara kontinyu mendistribusikan bantuan dalam bentuk Siaga Sehat - pemeriksaan kesehatan oleh tim medis, serta armada ambulans.
http://www.rumahzakat.org
Posted by berbagi genggaman at 9:07 PM 0 comments
Monday, June 15, 2009
Sepekan Tour Mobil Klinik di Kalbar, 887 Pasien Terlayani

Pontianak. Sudah sepekan lamanya mobil klinik sehat keliling Indosat-Rumah Zakat Indonesia menembus pelosok-pelosok Kalimantan Barat. Jalanan yang bergelombang dan kadang berupa tanah merah merupakan tantangan tersendiri dalam tour ini. “Ujian bagi kita, AC mobil mengalami masalah, praktis perjalanan jarak jauh tanpa AC, panas banget,” papar Dedy Setiana, driver mobil klinik ketika dihubungi via telpon Minggu (14/06).
Tapi lelahnya perjalanan terobati dengan antusaisme masyarakat untuk mendapatkan layanan mobil klinik ini. Selama perjalanan Pontianak-Sintang, tim mobil klinik singgah di 6 titik aksi, Jalimpo (Ngabang), Bodok (Landak), Mukok (Sanggau), Kayu lapis (Sekadau), Kantor Reps Sintang, dan Manis Raya (Sintang) dengan total pasien terbantu 887 orang.
“Bagi saya ini sangat luar biasa, baru pertama saya menjelajah Kalbar sampai ke Sintang.. Tujuan terjauh, Kab Putussibau masih 3 jam lagi dari sini,”ujar Ali Akbar, Relawan Medis Rumah Zakat Indonesia cabang Pontianak yang dihubungi via telepon, Senin (15/6).
Antusiasme masyarakat dan senyum kebahagiaan mereka menjadi obat lelah bagi tim mobil klinik. “Kami sudah lama menantikan program semacam ini, karena memang teekadang kami takut berobat, meski badan sakit. Biaya berobat kan mahal, kami takut tidak mampu bayar,” ujar Fatimah (59), warga kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak. Hal senada juga disampaikan Serena (65) warga Bodok kecamatan Perindu. Nenek 9 cucu ini berterimakasih,”Semoga Tuhan membalas kebaikan kalian semua,” ujarnya terbata-bata. Perjalanan masih terus berlanjut hingga Putussibau dan kembali ke Pontianak 20 Juni mendatang.
Posted by berbagi genggaman at 8:51 PM 1 comments
Sunday, June 14, 2009
SD Juara Cimahi Mengukir Sejarah

Cimahi Unggul & mandiri(14/06. Setelah satu pekan menghadapi UKK (Ujian Kenaikan Kelas), Guru dan siswa - siswi SD Juara Cimahi merasakan sebuah kelegaan karena telah berhasil mengukir sejarah yaitu pelaksanaan UKK pertama dalam sejarah SD Juara Cimahi. Luarr Biasa.
Tampak wajah - wajah ceria dari siswa/i Juara setelah melihat hasil UKK yang di pampang di mading sekolah. namun ada juga sih sebagian kecil siswa yang di remedial.
Hasil evaluasi sementara terlihat bahwa siswa SD Juara Cimahi memang memiliki multiple Intelegences (Kecerdasan beragam). Hal ini sejalan dengan program SD Juara yang mengembangkan konsep MI (multiple Intelegences).
Ada siswa yang menonjol dalam akademisnya dan ada juga siswa yang memiliki keunggulan dalam non akademis seperti kecerdasan body kinestetik, musikal, spasial dll.
Semoga ke depan siswa/i SD Juara dapat mewujudkan cita-cita mereka menjadi siswa yang unggul dan mandiri. Amin.
Bisa 3x harrus bisa. Insya Allah
Posted by berbagi genggaman at 8:15 PM 1 comments
Tuesday, June 9, 2009
KEMAH JUARA UNTUK 3500 ANAK ASUH RZI

BANDUNG. Setiap anak pada dasarnya ingin selalu merasa gembira. Kegembiraan itu idealnya tidak dihalangi oleh keterbatasan ekonomi. Itulah yang menjadi semangat bagi Rumah Zakat Indonesia (RZI) untuk menggelar Kemah Juara anak-anak yatim dan dari keluarga tak mampu pada 10 hingga 12 Juli 2009 nanti. Ajang tersebut menjadi kegiatan tahunan bagi sekitar 3500 anak asuh RZI di 23 kota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dari Aceh hingga Papua.
Kegiatan outdoor tersebut merupakan ajang kreasi dan rekreasi bagi mereka yang pada umumnya berasal dari keluarga kurang mampu. “Kemah Juara merupakan rangkaian pembinaan terhadap anak asuh. Tahun ini RZI mengambil tema Kemah Budaya Untuk Anak Indonesia. Pelaksanaannya Kemah Juara sendiri akan diadakan di 16 kota,” ujar Ketua Pelaksana Kemah Juara Enjay Sonjaya saat dikonfirmasi di kantornya Jln Turangga No 25 C Bandung, Rabu (10/6).
Enjay menyatakan bahwa tujuan diadakannya Kemah Juara tahun ini adalah supaya anak asuh yang terbiasa mendapatkan bantuan dapat memiliki budaya untuk kreatif dan mandiri. Sehingga suatu hari nanti mereka tidak akan bergantung kepada orang lain. Selain itu anak asuh pun diharapkan memiliki kecintaan pada budaya aslinya. Sebab saat ini makin banyak budaya asing yang masuk ke Indonesia tanpa tersaring oleh berbagai regulasi.
”Semoga Kemah Juara dapat menjadi wahana pemulihan rasa percaya diri anak, merangsang daya pikir dan kreativitas anak, memberikan alternatif kegiatan liburan yang mendidik dan menyenangkan, serta eksplorasi kemampuan diri anak sejak dini,” ungkap Enjay.***
Posted by berbagi genggaman at 8:51 PM 0 comments
Monday, June 1, 2009
Study Tour Anak Asuh Jayapura ke Musium Budaya Papua

oleh Edisman Adiguna, RZI - Jayapura
Ahad 31/5. Minggu pagi Jayapura disiram hujan lebat sampai hampir-hampir banjir di depan kantor cabang Jayapura.Namun hal ini tidak menyurutkan langkah kecil para anak Asuh Jayapura untuk mengikuti agenda study tour bersama para relawan cabang Jayapura.
tempat kali ini memang terkesan biasa-biasa saja bagi anak di kawasan barat Indonesia, namun luar biasa untuk anak asuh kami, karena ternyata mereka belum pernah menginjak museum ini walau dilihat dari jarak tidaklah begitu jauh dari rumah mereka, hal itu terbukti dengan antusiasnya anak asuh dalam mendengarkan penjelasan petugas museum kebudayaan Papua.
menurut Andi Setiawan (PIC KSAB cabang Jayapura) kegiatan ini sebagai upaya pengenalan adat leluhur mereka, karena budaya dari masing-masig suku di Papua berbeda-beda dari bahasa sampai bentuk fisik tubuh mereka...
acara serupa juga akan terus diadakan untuk memberikan add value pendidikan kepada anak anak asuh RZI Jayapura
Posted by berbagi genggaman at 11:00 PM 0 comments
Wednesday, May 27, 2009
Lima member LBG melahirkan di Banjarmasin
Lambung Mangkurat News_ Suara tangis bayi bersahut-sahutan di klinik Bidan Mitra yang ada di Kelurahan Alalak Selatan dan Kelurahan Kelayan Selatan. Kenapa tidak,,, lima bayi silih berganti keluar dari rahim ibunya selama bulan Mei ini. Mereka adalah bayi-bayi dari Ibu Megawati, Ibu Ayisah, Ibu Ernawari, Ibu Saprah dan Ibu Rohana. Mereka semua adalah member LBG cabang Banjarmasin yang mendapatkan bantuan partus dari donatur korporat (PDAM). Mereka berasal dari keluarga tidak mampu.
Ibu Megawati dan Ibu Rohana berasal dari keluarga Alalak Selatan yang proses partusnya (melahirkan) dibantu oleh bidan Satiawati. Sedangkan tiga ibu lainnya berasal dari kelurahan kelayan selatan yang persalinannya dibantu oleh bidan Siti.
Puji syukur mereka ucapkan serta ribuan ucapan terima kasih untuk PDAM dan Rumah Zakat Indonesia yang telah membantu mereka mulai dari pemeriksaan kandungan gratis hingga biaya melahirkan yang dibantu. Seperti ibu Ayisah yang sempat kepikiran untuk menggugurkan kandungan karena faktor ekonomi yang sedang melandanya. Namun setelah si ibu bergabung menjadi member LBG, niat tersebut diurungnya. Ibu Ayisah sampai-sampai meminta ke MRO (Sugianur) ingin didoakan apa darinya, agar segera beliau doakan. Karena menurut Ibu Ayisah doa orang yang dibantu saat kesusahan akan dikabulkan oleh ALLAH SWT.
Semoga lima bayi member LBG yang lahir dibulan Mei inimenjadi anak yang sholeh, dan berbakti untuk kedua orang tuanya, saudaranya dan agama ISlam.
by;ummu_jannah
Posted by berbagi genggaman at 6:34 PM 0 comments
Monday, May 11, 2009
Liburan, 40 Anak Juara Naik Pesawat Gratis
SURABAYA (10/05) - ISO REK! Menaiki atau melihat pesawat mungkin sudah menjadi hal yang biasa dari sebagian banyak masyarakat. Tapi bisa melihat dari dekat dan bisa naik di atasnya bisa menjadi pengalaman yang luar biasa bagi anak-anak asuh RZI. Apalagi tak perlu jadi penumpang gelap untuk bisa duduk di atas kursi penumpang secara cuma-cuma.
Sekitar 40 anak asuh (AA) Rumah Zakat Indonesia (RZI) dari Korwil Rungkut Ahad pagi (10/05), berkesempatan untuk menjajal pesawat Boeing 737 seri 300 milik Merpati Airlines di Merpati Maintenance Facilities (MMF), kawasan Bandara Internasional Juanda Surabaya. Selain itu mereka pun dikenalkan berbagai jenis pesawat yang dimiliki oleh perusahaan penerbangan yang sudah berkiprah sejak tahun 1962 ini.
"Ada 7 jenis pesawat yang masih dioperasikan oleh Merpati, dari Twin Otter yang melayani rute perintis Papua hingga pesawat komersial Boeing 737," terang Nur Afandi, HRD MMF dalam pengarahannya.
Anak-anak tampak menikmati rihlah atau kunjungan mereka ke salah satu 'bengkel pesawat' dari tiga yang ada di Indonesia. Afandi menambahkan, di Indonesia hanya ada 3 tempat maintenance pesawat yaitu MMF milik Merpati, GMF milik Garuda dan Pelita milik Pertamina. Sementara milik Merpati sendiri baru mulai beroperasi pada 1991.
Rihlah kali ini merupakan bagian dari kegiatan pembinaan anak asuh RZI yang tergabung dalam Kidz Learning Center (KLC). Selain pembinaan spiritual dan akademis, AA juga mendapatkan kegiatan pendampingan lain yang dapat meningkatkan potensinya di antaranya outing bersama. Tak sekedar pengenalan, AA juga diberi kesempatan untuk bisa duduk di atas kursi maskapai tersebut. _86
Posted by berbagi genggaman at 12:34 AM 0 comments
Thursday, May 7, 2009
Lintang "Laskar Pelangi" dari Cimahi

Cimahi Mandiri … ;) Kehadiran orang tua di tengah-tengah keluarga, bisa berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya seorang anak. Baik dan buruknya anak tergantung cara mendidik yang awali dari lingkungan keluarga. Tidak halnya dengan Kartini S Bakar (12), siswi yang biasa disapa Kartini ini, punya kelebihan dibanding anak-anak yang lainnya.
Putri pertama dari 4 bersaudara ini, sudah lama ditinggal ibunya karena wafat. Ditanah kelahirannya, Amupura Nusa Tenggara Timur ia tinggal bersama ayahnya yang sering ditinggal hingga berhari-hari lamanya. Ayahnya yang berprofesi seorang nelayan mengharuskan Kartini mengurusi adik-adiknya. Mengingatkan kita akan tokoh Lintang dalam cerita Laskar Pelangi.
Keinginannya untuk merantau, ia sampaikan kepada pamannya yang sudah lebih dulu bolak balik Jawa-NTT. Bahkan kartini menangis sejadi-jadinya ingin ikut menapaki kakinya di tanah Jawa. Entah bagaimana ceritanya Kartini bisa sampai di Bandung dan sempat menjadi pengemis di pusat kota. Hingga akhirnya ia diangkat menjadi anak angkat oleh seorang dermawan Tn. Badri dan ditampung di rumah miliknya yang menjadi Panti Asuhan Yayasan Qolbu Salim, pharmindo Cimahi Selatan. Dan akhirnya ia bisa duduk di bangku Sekolah SD Juara Cimahi.
Karena sudah lama tidak menginjakan kaki di sekolah, Kartini sedikit terhambat dengan masalah akdemiknya. Namun ia yang sekarang duduk di bangku kelas 4 ini, punya kelebihan pandai dan cepat menghapal, didikan sang kakek di tanah kelahirannya yang mengajarkannnya menghapal al-Quran masih ia ingat dengan jelas.
Dengan kelebihannya ini, Kartini bisa meraih dan mengangkat tropi juara ke- 3 lomba tahfidz al-Quran se-Bandung Raya. Ini menjadi catatan tersendiri bagi Kartini,sebelumnya Kartini tidak pernah merasakan manisnya prestasi, jangankan juara ke-3 ikutan lomba pun baru kali ini ia ikut serta. Catatan terindah serba pertama, pertama ikut lomba, pertama kali meraih tropi, dan menjadi siswi pertama yang menyumbangkan piala buat Sekolahnya, SD Juara Cimahi. (yud)
Posted by berbagi genggaman at 1:52 AM 0 comments
Wednesday, May 6, 2009
Dari Proyek Water Well Wonogiri : "Semoga menjadi pahala..."

SOLORAYA (7/5) – RZI SOLO beraksi lagi. Untuk memastikan program water well yang dibangun di daerah Wonogiri sudah bermanfaat bagi masyarakat sekitar, Rabu (6/5) amil Solo langsung mengadakan survey ke lapangan. Tidak tangung-tangung, Branch Manager RZI Solo, Listanto bersama Sugeng (driver) langsung mensurvey ke lokasi menggunakan sepeda motor.
Program water well yang dibangun di dusun Kaliguwo, desa Pulutan Kulon Kecamatan Puryantoro merupakan salahsatu lokasi dari 3 lokasi program waterwell hasil kerjasama Perum Pegadaian dengan RZI.
Dalam kunjungan kemarin, masyarakat sekitar sudah bisa memanfaatkan air bersih dari bantuan program ini. Seperti yang dituturkan Ibu Paryem (40) bahwa masyarakat di daerahnya jadi lebih mudah dalam memperoleh akses air bersih.
“Kami jadi semakin mudah mendapatkan air bersih. Terimakasih kepada Pegadaian dan Rumah Zakat”, ujarnya pada Listanto.
Bapak Yoto (43) juga sangat terbantu dengan adanya water well ini. Selain lebih mudah, dan lebih nyaman bagi warga. “Semoga ini menjadi pahala bagi orang-orang Pegadaian dan Rumah Zakat”, tambahnya.
Demikian saudaraku, ketika masyarakat menjadi lebih berdaya dan kita bisa bermanfaat bagi orang lain, ada kepuasan batin tersendiri. Meski jarak yang ditempuh tidaklah dekat untuk mensurvey kesana (80km), tapi ada raut puas ketika Sugeng berbagi dengan amil semua tentang hasil surveynya kesana. “Hati ini puas kalau bisa membantu orang lain untuk lebih berdaya”, ujar Sugeng. (zah).
Posted by berbagi genggaman at 11:59 PM 0 comments
Tuesday, May 5, 2009
KARYA NYATA ANAK ASUH

YOGYA, 5/5—SEDERHANA sekali keseharian anak asuh Rumah Zakat yang satu ini. Siswa kelas 6 SD Muhammadiyah Kauman Yogyakarta yang memiliki nama lengkap Irma Hani Noor Khusna, setiap hari naik sepeda mini ke sekolahnya yang cukup jauh. Kondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan, tak membuat gadis pendiam ini patah semangat. Ingin tahu lebih jauh keseharian Irma? Tengoklah aktivitasnya, setiap akan masuk sekolah maupun saat jam istirahat datang, Irma asyik berjualan kue donat serta kue bolu kepada teman-teman sekolahnya. Inilah cara Irma hidup dan membantu ibunda tercintanya.
Suatu ketika Sutrisno, MRO, bertandang ke rumahnya dan bertanya, “Dek Irma, kamu gak malu sekolah sambil jualan kue dikelas “ tanya Sutrisno.
“Gak kok mas, malahan Ibu Guruku nanya, ada kue yang lain gak? “ Ujar Irma dengan senyum manisnya.
Subhanallah, strungle sekali Irma. Setelah ditelisik, ternyata hal ini sudah membudaya dalam keluarga mereka. Selain Irma, kakaknya yang di SMK juga sudah terbiasa berjualan kue sambil sekolah, ”lumayan bisa untuk menambah uang saku” seloroh mereka dengan santai.
Sobat pejuang, selain rajin membantu orangtuanya dengan berjualan donat, ternyata Irma juga punya life-skill yang mumpuni loh.... Irma jago dalam menggambar dan membuat komik islami. Ini dibuktikan dengan seringnya hasil karya Irma masuk di koran Harian Jogja (HarJo). Hingga kini, tercatat sebanyak 3 kali masuk kolom Karya Belia.
Sebetulnya Irma juga pandai membuat komik islami, namun orangtua Irma kebingungan harus memasukkan ke lembaga mana, karena disekolah kurang bisa menampung kreativitasnya disamping juga orang tua Irma tidak memiliki biaya untuk menyalurkan bakat anaknya ke lembaga kursusan .
Tidak lama lagi, adik si Irma juga akan menjadi siswa Sekolah Juara karena orang tua mereka ingin anaknya mendapatkan pendidikan yang terbaik dan itu salah satunya ada di Sekolah Juara. Semoga [Kontrib : Sutrisno]
Inzet : Karya Irma Hani Noor Khusna, Anak asuh Rumah Zakat Cabang Yogya nangkring di Harian Jogja edisi Minggu.
oleh Sigit Wardono, RZI - Yogyakarta
Posted by berbagi genggaman at 7:27 PM 0 comments
Tuesday, April 28, 2009
Hanya Rumah Zakat Yang Bertahan...
Semangat Makassar (29/4). “hanya rumah zakat yang bertahan membantu kami dari sejak awal kebakaran hingga hari ini” begitulah komentar seorang ibu warga korban bencana kebakaran Maccini Gusung di pusat perbelanjaan terbesar di Makassar (Carrefour Mall Panakukang). Pada hari itu (28/4) Rumah Zakat Indonesia menggelar Trauma Healing anak-anak korban kebakaran tersebut.
Sebanyak 122 anak diajak ke Carrefour untuk belanja sepatu sekolah pada acara yg bertema ”Kembalikan Senyum Anak Maccini Gusung”. Acara ini buah kerjasama RZI, SKI Indosat dan Carrefour. Dalam acara ini anak-anak yang notabene baru berkunjung ke tempat ini juga diajari cara bertransaksi dengan teller. Selain itu anak-anak juga dijamu manajemen Carrefour sambil diadakan doorprize untuk mereka.
acara ini cukup menghebohkan mall panakukang, karena Carrefour yg terletak di lantai 3 otomatis anak-anak harus melalui pusat perbelanjaan yang ada di tempat itu. Sambil meneriakkan yel-yel rumah zakat dibimbing oleh para relawan anak-anak dengan gembira menyongsong sepatu baru mereka. Zisco pun tak ketinggalan membagikan brosur rumah zakat kepada pengunjung yang lain.
Makassar Rewako !!!!!!!!!!!
oleh Budi Prasetya Dwi Putra, RZI - Makassar
Posted by berbagi genggaman at 6:53 PM 0 comments
Wednesday, April 8, 2009
Investasi Minimal Untuk Nilai Yang Abadi

Assalamualaikum wr.wb
Sobat Zakat, Standar dan ukuran untuk pengistilihan minimal dan maksimal, tentu akan berbeda untuk setiap kita. Meskipun demikian, untuk urusan yang berkaitan dengan religi tentu saja standar maksimal dari semua bentuk aktivitas dan ibadah kita adalah agar dapat mendatangkan kebaikan tidak hanya di dunia melainkan juga ketika di akhirat kelak. Konsep kemudahan berdonasi untuk nilai kebaikan yang abadi inilah yang coba ditawarkan oleh Rumah Zakat Indonesia melalui program Immortal Value atau lebih sering disebut dengan iV (dibaca: aivi).
Investasi seperti apa yang ditawarkan iV?
iV merupakan program wakaf uang produktif yang dikelola Rumah Zakat Indonesia untuk pengembangan program strategis baik di Sekolah Juara (bidang pendidikan), Rumah Bersalin Gratiis (kesehatan), Lembaga Keuangan Mikro Syariah ‘Mozaik’ (ekonomi), dan Youth Development Center (kepemudaan). Empat program centre ini telah dikembangkan, dan tengah menanti sinergi Sobat untuk meningkatkan kapasitas serta kualitas fungsi dan layanannya. Wakaf ini tentunya menjadi bentuk investasi abadi sebagaimana diriwayatkan dalam hadits sebagai berikut, ”Apabila seorang manusia meninggal maka putuslah amalnya, kecuali tiga hal: Sedekah jariyah, anak yang shalih yang mendo'akannya atau ilmu yang bermanfaat sesudahnya.” (HR Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, Nasa'i dan Ahmad).
Sistem Investasinya Seperti Apa?
Setiap peserta iV ini nantinya akan tercover dalam program proteksi donatur yang jika selama periode kepesertaan donatur tadi meninggal dunia, otomatis telah berwakaf senilai Rp 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah), juga berhak mendapat santunan jika mengalami kecelakaan yang menyebabkan kecacatan.
Caranya Bagaimana?
Program ini sesungguhnya merupakan fasilitas nilai tambah atas keterlibatan Sobat karena telah berbagi bersama dengan Rumah Zakat Indonesia. Jadi jika Sobat memberikan berdonasi untuk :
1. Beasiswa Juara : Rp 4.500.000,00 (untuk 1 anak selama 1 tahun)
2. Persalinan Gratis : Rp 2.400.000,00 (untuk 3 persalinan)
3. Paket Hebat I : Rp 1.862.500,00 (untuk 1 persalinan dan 25 pasien siaga sehat)
4. Paket Hebat II : Rp 1.437.500,00 (untuk 1 anak beasiswa juara/1 bulan dan 25 pasien Siaga Sehat)
5. Paket Hebat III : Rp 1.175.000,00 (untuk 1 persalinan dan 1 anak beasiswa juara/ 1 bulan)
Otomatis telah tercover dalam program Immortal Value ini.
Program kepesertaan ini berlaku selama 1 tahun dan bisa diperpanjang untuk tahun berikutnya. Setiap peserta akan mendapatkan kartu iV sebagai tanda keanggotaan sekaligus menjadi bukti yang nantinya jika terjadi musibah, ahli waris bisa menunjukkannya kepada Rumah Zakat Indonesia untuk diproses program wakafnya. Selamat mencoba..
Wassalamualaikum wr.wb
Rumah Zakat Indonesia
Posted by berbagi genggaman at 1:18 AM 0 comments
Thursday, April 2, 2009
Situ Gintung Terkini
angerang Selatan (03/04). Sepekan lebih paska bencana banjir bandang akibat jebolnya tanggul Situ Gintung, Rumah Zakat Indonesia masih menempatkan puluhan relawannya untuk melakukan aksi siaga dan penanggulangan bencana. evakusi dan pencarian korban, Layanan kesehatan, layanan mobil ambulance, trauma healing serta layanan dapur umum masih terus dilakukan. Dan direncanakan Sabtu, 04 April 2009 akan dilaksanakan penyaluran paket bantuan pendidikan dan paket bantuan rumah tangga bagi para korban.
Hingga hari ke-8 ini, beberapa tim yang telah dibentuk tengah melakukan aksinya. Tim Medis, yang sudah 5 hari ini bersama-sama dengan tim Medis dari Telkomsel terus bersemangat melakukan aksi Siaga Sehat keliling mengunjungi titik-titik pengungsian.
Tim layanan Pengantaran, senantiasa bersiap siaga untuk menerima permintaan pengantaran baik dari para pengungsi maupun untuk keperluan pengantaran obat-obatan, logistik serta mobilitas relawan. Adapun untuk pengantaran jenazah sudah tidak ada lagi, karena jenazah yang ditemukan setelah teridentifikasi langsung dikuburkan di TPU yang lokasinya dekat dengan lokasi bencana.
Tim Evakuasi, yang sejak hari pertama hingga hari ini terus bergabung bersama tim SAR untuk melakukan aksi evakuasi dan pencarian korban.
Alhamdulillah keberadaan posko Siaga dan Penanggulangan bencana yang didirikan Rumah Zakat Indonesia mendapatkan respon yang sangat baik dari berbagai kalangan termasuk donatur perusahaan. Selain bantuan berupa barang, tercatat para siswa SMP-SMA Az-Zamir – Pinang – Tangerang memberikan bantuan tunai senilai 2,2 juta rupiah. Gabungan BEM Yarsi, UNJ, dan STIE Rawamangun memberikan bantuan tunai senilai 4.415.300,-. Adapun dari perusahaan, masing-masing FIF memberikan bantuan 4 juta rupiah, PT. Rekayasa Industri 10 juta rupiah, Bakrie Telkom senilai 11.570.000,- ; Adira Dinamika senilai 8,6 juta rupiah. Telkomsel dengan program Siaga Sehat Kelilingnya mendonasikan bantuan sekitar 12 juta-an.
InsyaAllah, sedang diusahakan untuk disepakati RZI bersama Telkomsel akan menindaklanjuti kerjasama Siaga Sehat keliling dengan sebuah program Trauma Healing untuk anak-anak korban bencana yaitu acara bermain ceria di Dunia Fantasi. Sementara data yang didapat terkait program ini sekitar 125 anak korban bencana siap menjadi peserta.
**
Kau Adikku yang cantik,
Coba lihat kakak disini
Disini ada kakak yang cinta padamu...
Kau Adikku yang manis,
Coba lihat kakak disini
Disini ada kakak yang sayang padamu... o how..
^_^ Sepenggal lirik dari group Band ST 12 – setelah digubah liriknya saat dinyanyikan bersama dalam kegiatan trauma healing bersama adik-adik korban bencana.
Posted by berbagi genggaman at 11:19 PM 0 comments
Wabah Penyakit Ancam Warga Gintung
Tangerang – Akhalaqul karimah. Program Siaga Sehat yang digulirkan Rumah Zakat Indonesia dan Telkomsel, tinggal satu hari lagi. Kemarin, Kamis (3/4) delapan relawan dan dua orang dokter yang tergabung dalam tim medis ini dikerahkan untuk membantu para korban bencana. Kedua dokter itu adalah dokter Mela dan dokter Tirto Hatono. Empat tim medis melayani 39 pasien secara mobile, dan empat tim medis melayani 16 orang pasien di Posko Siaga Sehat.
Ketika tim medis mobile sedang beraksi tidak jarang relawan diindahkan oleh para korban, hal ini disebabkan tingkat kejenuhan mereka yang tinggi akan pelayanan medis yang sering sekali diterima, tidak hanya dari RZI saja, tapi dari lembaga-lembaga sosial lainnya. Bahkan kadang, kami dianggap sebagai sales penjaja obat-obatan saja.
“Saat pasca gempa ini, penyakit yang paling banyak diderita oleh para pasien adalah penyakit infeksi saluran pencernaan (diare), yaitu 30 %, dan Infeksi saluran pernafasan (batuk, filek) sebanyak 70%, dan yang tidak kalah pentingnya, kita membutuhkan psikolog untuk membantu korban secara psikis”, tutur Tirto Hartono.
“ Walau dari segi medis obat-obatan yang dibutuhkan masih sangat kurang, InsyaAllah saya masih semangat untuk membahagiakan umat”, tutur Mela sambil tersenyum.
Beliau menambahkan, biasanya dua minggu pasca gempa, para korban baru akan merasakan penyakit kulit yang disebabkan oleh perkembangan bakteri dalam air kotor sisa bencana.
“Alhamdulillah saya sangat terbantu dan senang dengan pelayanan siaga sehat ini”, tutur Hasanudin, salah satu pasien yang masih tampak kelelahan itu.
Saya sangat prihatin dengan korban tanggul bocor Situ Gintung ini, jujur saja saya sangat terbantu dengan adanya Rumah Zakat Indonesia, saya berharap kerjasama ini tidak hanya saat ini saja, namun dikegiatan sosial lainnya juga”, tutur Herman Setiawan, Supervisor Marketing Telkomsel.
Posted by berbagi genggaman at 8:55 PM 1 comments
Saturday, March 28, 2009
Upadate Situ Gintung

Banjir Bandang yang melanda Situ Gintung Desa Cirendey Kecamatan Ciputat pada Jumat (27/3) pukul 04.00 WIB itu kini telah memakan korban 58 orang meninggal dunia, 72 orang hilang, dan ratusan rumah warga hancur. Data ini diperoleh dari posko pusat informasi, ketika enam orang Relawan Rumah Zakat tiba di tempat kejadian pada pukul 16.00 WIB. Sebagai lembaga sosial yang peduli kepada masyarakat, RZI melalui program Youth Carenya akan terus berusaha membantu sekuat tenaga membantu korban bencana ini.
Relawan Rumah Zakat tampak antusias dan empatik membagikan 200 kaleng kornet, lima pasang sepatu bot, 20 sarung tangan, 50 polybag, dua buah pacul, dan uang sebesar Rp. 500 ribu. Selain itu pada relawan bersama PMI menyisir seluruh RW untuk mendata seluruh masyarakat sekitar dari pukul 22.00 sampai 24.00 WIB. Raung tangis para korban terdengar kencang ketika melihat anggota keluarganya terbujur kaku meninggal di pembaringan. Relawan hanya dapat menenangkan hati mereka.
“Kini yang dibutuhkan mereka adalah tim medis mobile dan relawan dapur umum”, ujar Muhammad Faiz (Comdev), sambil peluh mengusap keringatnya.
Beliau menambahkan, empat orang relawan berada di lokasi bencana hingga sekarang dan InsyaAlloh siang ini kami akan kembali mengerahkan relawan untuk membantu para korban bencana.
mari bergabung bersama kami untuk membantu mereka dengan menyalurkan bantuan melalui no rekening:
No.Rek : 377-100-1555
Bank Permata Cabang Syariah Buah Batu a.n Yayasan Rumah Zakat Indonesia
No.Rek : 125-00155-55
Bank Syariah Mandiri a.n Yayasan Rumah Zakat Indonesia
No.Rek : 132000-481-974-5
Bank Mandiri a.n Yayasan Rumah Zakat Indonesia
No.Rek : 094-301-6001
BCA a.n Yayasan Ummul Quro
No.Rek : 5200-100-131-005
Bank Niaga Syariah a.n Yayasan Rumah Zakat Indonesia
No.Rek : 009-24-95-53-0
Bank BNI Syariah a.n Dompet Sosial Ummul
No.Rek : 101-00361-15
Bank Muamalat Indonesia a.n RZI QQ SBU Qurban
Dan mengkonfirmasikannya melalui http://rumahzakat.org/konfirmasi_pembayaran.php .
Semoga setiap kepedulian kita, dicatat sebagai amal baik oleh Allah swt.. amiin ya Rabbal Alamiin.
Posted by berbagi genggaman at 12:07 AM 0 comments
Friday, March 27, 2009
Relawan Tangerang berangkat kelokasi bencana

Tangerang bergerak, sore ini tepatnya pukul16.00 wib 5 relawan ERT Tangerang yang langsung dikomandoi Comdev Officernya bergerak menuju lokasi bencana di situ gintung ciputat Tangerang dengan menggunakan Mobil Klinik Telkomsel.
Rencananya Mobil Klinik ini akan menjadi Basecamp relawan Rumah Zakat Indonesia dalam menyalurkan bantuan dilokasi bencana.
dari informasi relawan yang telah lebih dulu berada dilokasi, saat ini sangat dibutuhkan kantung mayat, sepatu boot, ambulance untuk mengantar jenazah ke kampung halamannya, karena banyak korban adalah mahasiswa UMJ yang kost disekitar lokasi bencana.
Direncanakan besok Relawan Rumah Zakat Tangerang dan Jaksel akan membuka posko kesehatan. Besok siang akan diberangkatkan kembali rombongan relawan tahap dua untuk melengkapi personil disana.
Sampai sore ini dikabarkan korban mencapai 49 orang Demikian informasi yang dapat disampaikan, kami akan infokan terus perkembangan dilokasi bencana dengan nara sumber para relawan kita disana.
Posted by berbagi genggaman at 5:51 PM 0 comments






