Hanya sekedar asa yang kami miliki, tak mengapa bila.anda tak mengerti. kami pun tak kuasa menolak beban ujian dari yang maha kuasa ini. Sekedar guratan pena yang bisa kami sampaikan tuk mengucapkan Rasa terimakasih yang tak terhingga.
Minggu (15/3) pembinaan anak asuh wilayah Dapur duabelas RZI Batam kembali dilakukan. Agus Suprianto selaku mentor dalam pembinaan ini menyampaikan secarik kertas surat dari salah satu anak asuh, Ahmad Riski.
Isi dari surat yang disampaikan Ahmad Riski ini berisi tentang rasa terimakasihnya terhadap bantuan yang dia terima selama ini. Berikut sekilas isi surat yang ditujukan kepada orang tua asuhnya ini.
“kami mohon terimakasih, atas bantuan Bapak/Ibu yang diberikan kepada kami sehingga kami bisa sekolah dan membeli alat sekolah untuk menjadi anak yang pintar dan soleh. Semoga bapak mendapat pahala. Demikian sekali lagi kami ucapkan banyak terimakasih”.
Demikianlah cara anak asuh menyampaikan rasa terimakasih mereka, sederhana tapi dari hati. Sedikit dari kita tapi sangat bermanfaat bagi mereka.
Muchamad Faisal, RZI - Batam
Tuesday, March 17, 2009
Tertuang Dalam Secarik Surat
Posted by berbagi genggaman at 8:22 PM 0 comments
Monday, March 16, 2009
Beliau Menanti Uluran Tangan Kita
Jakarta (17/03). Adalah Edward A. Souhoka, seorang pasien yang divonis dokter dengan penyakit liver kronis. Telah memiliki istri dan satu orang anak.
Saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta. Dengan kondisi bagian perut yang membengkak (lihat picture). Karena keterbatasan dana, pasien kurang mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal. Sehingga sampai saat ini kondisinya belum membaik.
Keluarga pasien dalam kondisi sangat sederhana. Tinggal di Jl. Kebon Jahe Kober III/10 Rt. 007. Rw. 008 - Kel. Petojo Selatan, Kec. Gambir - Jakarta Pusat
Ketika menderita sakit tersebut, pasien di PHK dari pekerjaannya.
Alhamdulillah, Rumah Zakat Indonesia cabang Jakarta Selatan berkesempatan menemui pasien. Di ruang inap tempat pasien di rawat, Rumah Zakat Indonesia memberikan bantuan guna meringankan beban yang ditanggung pasien saat ini. Ungkap syukur mengalir lirih dari pasien saat bantuan itu diberikan.
Islam memberikan predikat tertinggi terhadap seseorang yang mentauhidkan Allah SWT. Dan pasien adalah orang yang telah dipilih Allah SWT untuk mendapatkan hidayah Nya. Dan Rumah Zakat Indonesia, sesuai visi misinya terlahir dengan semangat mencegah umat dari kekafiran.
“Syafakallah syifa’an ajilan, syifa’an laa yu ghadiru ba’dahu saqoman“ (Semoga Allah menyembuhkanmu secepatnya, dengan kesembuhan yang tiada sakit)
Posted by berbagi genggaman at 7:58 PM 0 comments
Thursday, March 12, 2009
Honda Tiger Club Pontianak Kawal Mobil Klinik

PONTIANAK. Siapa bilang club motor kerjaannya cuma tawuran dan ugal-ugalan? Tiger Motor Club Pontianak ini beda, mereka sangat senang ketika diajak untuk mengawal konvoi mobil klinik sehat keliling dari kantor Rumah Zakat ke kantor Indosat, Rabu (11/2).
Pimpinan Honda Tiger Club Pontianak, Adi mengaku senang ketika diajak kegiatan sosial ini. “Jujur saja, kita memang kerap dicitrakan sebagai anak muda kriminal, tapi dengan kegiatan ini kita ingin menunjukan bahwa kita tidak sejahat yang masyarakat kira,” ujar Adi yang ditemui di halaman kantor Rumah Zakat.
Pagi itu sekitar 30 motor Honda Tiger berseragam kuning beriringan mengawal mobil klinik dan tanjidor melayu. Konvoi juga dikawal Satlantas Poltabes Pontianak. Kasatlantas Poltabes Pontianak, Giono memberikan apresiasi dan dukungannya terhadap akivitas mobil klinik ini, malah beliau siap membantu memberikan pengawalan jika suatu saat mobil klinik membutuhkannya.
Jadi.. ga ada alasan untuk tidak mengajak mereka bekerjasama.
Iman Sulaeman-Pontianak
Posted by berbagi genggaman at 7:28 PM 1 comments
Wednesday, February 4, 2009
Siaga Bencana

Malang MENANG. Dalam rangka siaga bencana, Relawan Malang dan Surabaya bekerjasama untuk menanggulangi dampak banjir di Bojonegoro. Langkah awal yang dilakukan dengan mensurvey kebutuhan yang diperlukan oleh korban banjir di Bojonegoro. Rencananya Relawan Surabaya akan mensurvey langsung sedangkan Relawan Malang akan mencari informasi dari berbagai media dan relasi.
Info Sementara
Banjir yang melanda Kota Bojonegoro dianggap sebagai pemanasan. “Dalam pendistribusian bantuan, saat ini kita berhemat dulu. Karena ini baru pemanasan. Berdasarkan prakiraan BMKG puncaknya pada pertengahan atau akhir pecan Februari”, kata Pj Gubernur Jatim Setia Purwaka saat mengujungi lokasi banjir di kelurahan Banjar Sari Kecamatan Kota Bojonegoro, Rabu (4/2), Kamarin.
Menurutnya, pemerintah sudah mempunyai rencana untuk mengatasi banjir tahunan yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro. “kami sudah punya rencana ke depan dan kita harus mempunyai master plan, agar banjir tidak selalu berulang – ulang”, jalasnya.
Sementara pihaknya telah berencana menyiapkan memperlebar sudetan, melakukan penanggulangan sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo serta normalisasi sungai. Sayang pihaknya belum menghitung dana atau biaya yang akan dikeluarkan untuk kegiatan tersebut.
“Makanya kita biarkan dulu tidak ditanggul. Karena kalau ditanggul nanti pasti akan jebol dan merugi. Kita itung – itung dulu meski nantinya yes, biarkan dihitung dulu”, tandasnya.
Apapun itu, Kita semua berharap agar banjir tidak akan bertambah parah.. semoga.
Sumber : Malang Post
Posted by berbagi genggaman at 10:18 PM 1 comments
Monday, February 2, 2009
Penyaluran Perdana KSAB Pegadaian di Denpasar dan Manado

Tantangan dari Perum Pegadaian yang mensyaratkan Denpasar dan Manado sebagai kota penerima manfaat program Beasiswa Kembalikan Senyum Anak Bangsa bagi 1000 anak di 26 kota senilai 900 juta rupiah terjawab sudah. Kemarin 31 Januari 2009 tim EduCare pusat, Heny Widiastuti bergerak ke Denpasar dan Triyono Suwito ke Manado untuk memberikan penyaluran perdana dan pengarahan tentang program Beasiswa KSAB bagi 75 anak di Manado dan 75 anak di Denpasar. Tim EduCare pusat diterima dengan sangat baik di kedua kota tersebut.
Acara penyaluran dan pengarahan berjalan lancar. Anak asuh dibagi menjadi 8 kelompok yang mendapat pembinaan bergiliran selama empat pekan berturut-turut dari 2 mentor yang mendapatkan beasiswa mahasiswa juara.
Di Denpasar, Rumah Zakat Indonesia dibantu oleh Yayasan Permata Kartini yang dipimpin oleh ibu Sri Wahyu Pujiani dan di Manado Rumah Zakat bekerja sama dengan PD. Salimah yang diketuai oleh ibu Yoyoh (yang juga merangkap sebagai ketua Ormas Aisyiah Muhammadiyah Manado). Acara di Denpasar dihadiri oleh Fahrurozi (Assisten Manager PKBL dan CSR Perum Pegadaian Kanwil Bali), Suyatno (Irwil Perum Pegadaian Denpasar) dan Oktan Hidayat (Anggota DPRD Kota Denpasar). Sementara di Manado acara tidak dapat dihadiri oleh Perum Pegadaian karena berbentrokan dengan acara perusahaan mereka. Masing-masing korwil sangat berharap Rumah Zakat Indonesia dapat hadir di kedua kota tersebut. Belum hadir saja manfaatnya sudah terasa, apalagi kalau hadir nanti…..Semoga!
Posted by berbagi genggaman at 1:20 AM 0 comments

