Monday, November 19, 2007

Tebar Hewan Qurban



Pembagian Daging di Istiqalal Ricuh (Balipost, 13/02 2003)







Berebut Daging Kurban, Sejumlah Warga Pingsan (Metro TV, 10/01 2006)




Sebagian masyarakat kita lebih cenderung menjadikan ritual qurban sebagai ajang untuk berpesta pora dengan menghabiskannya dalam waktu singkat. Bahkan tidak sedikit dari mereka makan secara isrof atau berlebihan karena berlimpahnya daging qurban. sebagian masyarakat lainnya masih menganggap bahwa daging qurban harus dihabiskan dalam masa-masa hari raya, sehingga ketika selesai masa-masa hari raya, tidak ada lagi daging qurban yang tersisa, dan bagi orang-orang miskin, ini berarti tidak ada lagi keceriaan, tidak ada lagi manfaat yang bisa mereka dapatkan, mereka kembali kepada kehidupan semula yang serba kekurangan dan rawan dengan pemurtadan, yang salah satu celah pemurtadan ini adalah faktor ekonomi.

5 dari 10 masyarakat Kota Bandung menilai pendistribusian daging Qurban tidak tepat sasaran“ (Survey Efektivitas Qurban, 2005)

Sedangkan fenomena lain yang bisa kita liat pada saat penyebaran hewan Qurban adalah tidak meratanya distribusi di setiap daerah. Disatu daerah daging qurban tampak melimpah dan di daerah lainnya daging Qurban begitu terbatas. Kadangkala panitia Qurban sudah terlanjur lelah untuk memperhatikan penyalurannya karena saking banyak nya daging yang di amanahkan oleh masyarakat padahal daging Qurban harus segera di bagikan khwatir terlanjut busuk.

Pada saat ini, Negara kita adalah salah satu Negara miskin didunia yang didalamnya banyak terdapat masyarakat miskin, bahkan banyak dari mereka yang hidup dibawah garis kemiskinan yang kehidupannya lebih buruk dari orang-orang miskin. Apalagi dibeberapa daerah, kemiskinan mereka di perparah dengan terjadinya bencana musibah seperti yang terjadi di daerah Nangro Aceh, mereka kehilangan rumah, harta, bahkan keluarga.

Ada satu hal yang menarik ketika bencana tsunami terjadi di Aceh. Hal yang menarik ini adalah banyaknya lembaga-lembaga kemasyarakatan yang mengelola hewan qurban untuk disalurkan ke Aceh yang didistribusikan dalam bentuk kornet. Memang untuk kondisi masyarakat Indonesia, hal ini masih belum biasa dilakukan. Berbeda dengan Negara-negara islam lainnya, hal ini sudah biasa dilakukan, seperti Malaysia, Saudi Arabia, Kuwait, dan lainnya. Ada beberapa alasan yang menjadikan Negara-negara tersebut, juga lembaga-lembaga yang mengelola qurban di Indonesia, mengolah hewan qurban dalam bentuk kornet.

Penyebaran hewan Qurban secara optimal dan tepat sasaran tidak lagi menjadi angan-angan belaka. Terbukti, pada setiap bencana yang menghampiri bangsa ini kornet Qurban bisa menjadi salah satu solusi pangan pada saat terjadi bencana. Seperti Banjir Jakarta yang tahun lalu, longsor di Banjar negara, tsunami di Pangandaran, sampai bencana gizi buruk yang melanda beberapa di daerah di tanah air. pembinaannya tidak hanya cukup dengan satu kali daging kurban dibagikan, butuh kontinuitas perbulan atau paling lambat per tiga bulan bisa kita bagikan daging untuk peningkatan gizi. Subhanallah kita berlindung dari perbuatan yang sia-sia.

Berikut Laporan Penyebaran Daging Qurban 1427 H Rumah Zakat Indonesia. silahkan download: di sini


Read More......

SEMANGAT SIAGA SEHAT DI KOTA PAHLAWAN



SURABAYA. Aksi Siaga Sehat pada Minggu (11/11) adalah aksi perdana yang dilaksanakan Rumah Zakat Indonesia cabang Surabaya pasca Ramadhan 1428 H. Suasana heroik kota Surabaya yang baru saja memperingati Hari Pahlawan (10 November) menjadi spirit tersendiri bagi tim aksi yang terjun ke lapangan kala itu. Spirit ini agaknya memang milik semua warga dan semua instansi di Surabaya.

Bahkan ada sebuah toko buku yang memasang slogan ?BACA atau OTAKMU MATI?, ekstrim tapi mendalam! Mewarisi semangat para pejuang 45: 'MERDEKA atau MATI'. Tak ketinggalan pula di lokasi aksi, yaitu rumah Ketua RT 08 Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, seorang tokoh masyarakat sempat mengisahkan perjuangan Arek-arek Surabaya pada 10 November 1945 dengan berapi-api.

Aksi yang melibatkan 3 dokter, 1 paramedis, 3 apoteker, dan 5 relawan bagian umum cukup mengeluarkan energi ekstra dalam melayani 173 pasien. Terlebih lagi di bagian obat, antrian panjang pun tak dapat terelakkan. Untunglah 3 orang ibu-ibu PKK dari pagi sudah mulai memberikan dukungan kita sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar.

Selain aksi siaga sehat, di tempat yang sama juga dilakukan aksi Siaga Gizi dengan membagikan sebanyak 184 kaleng kornet Superqurban, kegiatan berlangsung dari pukul 08.00 hingga 12.30 WIB. Wujud dedikasi Rumah Zakat Indonesia untuk melayani umat dalam nuansa kepahlawanan yang senantiasa menyala.***


Newsroom/Listanto
Surabaya

Read More......

Wednesday, October 31, 2007

Super Qurban

Assalamu 'alaikum wa rahmatullahi wa barokatuh
Alhamdulillah, Innalhamdalillah, Allahumma shalli 'ala Muhammad

Salam Perubahan,
Bisa ... Bisa ... Bisa ...
Harus Bisa.

Sobat zakat, mari sejenak kita berkaca pada pengalaman dan memperhatikan prosesi ibadah qurban kita tahun demi tahun.
Miris rasanya saya kalau mengingat bagaimana ada di liputan media elektronik tentang pendistribusian daging kurban. Di sebuah komplek perumahan yang cukup elite rasanya kesan saling berbagi dengan tetangga lebih kental dibandingkan dengan yang membutuhkan, pak Fulan menyembelih kambing memberikan kambingnya ke pak Fulan yang menyembelih sapi, atau di liputan yang lain bisa dilihat bagaimana pendistribusian di beberapa mesjid besar dimana panitia sampai harus memberikan daging dengan cara dilemparkan pada kerumunan orang yang saling berebutan, padahal ketika selesai berebutan daging yang mereka kumpulkan, bahkan banyak kasus sampai bergerobak, akhirnya dijual ke pasar,.....PANTANG MUBAZIR.

Akibatnya nilai manfaat kurban masih sangat minim dirasakan. Jangankan untuk bisa di nikmati SEPANJANG TAHUN, untuk sekedar dinikmati 3 hari setelah hari raya saja kurang optimal. Sebuah renungan bagi kita semua... sekedar pesta sate dan gule atau .... Ahhh PANTANG MUBAZIR

Sobat zakat sekalian, pernahkan kita menghitung ketika hari raya qurban berapa nilai rupiah yang dikeluarkan?
Mungkin jika kita menghitung satu ekor buat diri kita saja hanya 400 ribu sampai 1 juta rupiah, bagaimana apabila yang menyelenggarakan satu RW kita, satu kelurahan kita, satu kecamatan, satu kabupaten, ...provinsi bahkan negara.

Apakah ibadah qurban yang sering kita laksanakan bahkan mungkin tiap tahun kita laksanakan di Indonesia ini sudah mampu menjadi bagian dari solusi? Terus terang hati saya selalu tergelitik untuk menemukan jawabannya. Dari beberapa data yang sempat saya dapatkan dari berbagai media, tentang kebutuhan qurban di beberapa kota di Indonesia, misal tahun 2000, di ibu kota Jakarta kebutuhan hewan qurban untuk kambing mencapai 40 ribu ekor kambing dan 3 ribu ekor untuk sapi. (www.jakarta.co.id). Bisa dibayangkan berapa nilainya ..? Jika harga kambing antara 300 - 600 ribu anggap saja mungkin 450 ribu maka itu akan senilai 18 M ... Fantastis sekali itu baru dari kambing, Jika harga sapi antara 3,5 - 7,5 juta misal 5,5 juta, itu senilai 16,5 M... Subhanallah, total nilai rupiah di Jakarta saja mencapai 34,5 M. PANTANG MUBAZIR

Belum kota-kota lain, Dinas Peternakan dan Pertanian Kabupaten Tangerang kebutuhannya 2000 ekor sapi dan 12.000 ekor kambing, (www.tempointeraktif.com) bagaimana dengan Surabaya, Medan, Bandung atau kota-kota lainnya... saya kira mungkin triliyun. Subhanallah .... habis dalam 3 hari .... sayang sekali. PANTANG MUBAZIR

Sementara, kebutuhan akan peningkatan gizi, bencana, senantiasa kita butuhkan, perhatikan tragedi tsunami di aceh tanggal 26 Desember 2004, qurban yang terdekat adalah tanggal 20 Januari 2005, perhatikan tragedi Jogja terjadi tanggal 24 Mei 2006 qurban tahun itu tanggal 10 Januari 2006 sudah berlalu. Perhatikan juga gizi buruk di Banten, desa-desa miskin di sekitar kita, pembinaannya tidak hanya cukup dengan satu kali daging kurban dibagikan, butuh kontinuitas perbulan atau paling lambat per tiga bulan bisa kita bagikan daging untuk peningkatan gizi. Subhanallah kita berlindung dari perbuatan yang sia-sia ... PANTANG MUBAZIR.

Sobat zakat, Rumah Zakat Indonesia memberikan solusi untuk keberlanjutan program qurban kita, kita optimalkan daging kurban yang berlebihan di daerah-daerah yang surplus, untuk diawetkan, sesuai syariat, dengan teknologi yang higienis, bebas penyakit, tahan lama, jaminan halal, dan jaringan distribusi yang sudah menasional bahkan menginternasional (kornet qurban Rumah Zakat tahun kemarin kita kirim ke Pakistan), teknologi yang kita pakai adalah DIKORNETKAN.
Dengan program SUPERQURBAN, Wassalam,

Virda Dimas Ekaputra
CEO Rumah Zakat
Indonesia

Read More......

“Superqurban : Sasaran Tepat Sarat Manfaat”

Dari Aisyah r.a, beliau berkata, “Dahulu kami biasa mengasinkan (mengawetkan) daging udhhiyyah (qurban) sehingga kami bawa ke Madinah, tiba-tiba Nabi saw. bersabda “Janganlah kalian menghabiskan daging udhiyyah (qurban) hanya dalam waktu tiga hari”. (HR. Bukhari-Muslim).

5 dari 10 masyarakat Kota Bandung menilai pendistribusian daging Qurban tidak tepat sasaran“ (Survey Efektivitas Qurban, 2005)

INFO PRODUK
1. Daging qurban dikemas dalam bentuk kornet
2. Seluruh proses pembuatan produk dilaksanakan di dalam negeri
3. Satu ekor kambing menghasilkan 40 kaleng kornet @ berat bersih 200 gram, bermanfaat untuk 40 orang
4. Satu ekor sapi menghasilkan 400 kaleng kornet @ berat bersih 200 gram, bermanfaat untuk 400 orang
5. Pequrban dapat menyalurkan sendiri semua kornet qurban yang menjadi haknya atau mengamanahkan penyaluran ke Rumah Zakat Indonesia agar lebih optimal.

HARGA PARTISIPASI*

1. Qurban Kambing : Rp 795.000,00/ekor

Dikornetkan menjadi 40 kaleng/ekor, @200 gram

2. Qurban Sapi : Rp 7.500.000,00/ekor

Dikornetkan menjadi 400 kaleng/ekor, @ 200 gram

Bisa model patungan bersama 7 orang.

*) Harga tersebut sudah termasuk biaya kornetisasi, packing, pengiriman dan aksi penyaluran di lokasi siaga bencana dan siaga gizi.

PROSES PROGRAM

1. Pendanaan Hingga H+2(2Januari 2007)

2. Penyembelihan 10-13 Dzulhijjah/ 31 Des-3 Jan 2007

3. Kornetisasi 3 pekan

4. Pengiriman ke kantor cabang 1 pekan

5. Pendistribusian ke mustahik Mulai awal bulan ke-2 sampai 1 tahun ke depan

MENGAPA SUPERQURBAN LEBIH UNGGUL?

Metode pengkornetan daging qurban akan mempunyai manfaat yang lebih baik yaitu:

1. Sesuai syariah

Hewan dipotong dalam kondisi sehat pada hari raya Idul Adha hingga hari tasyrik.

2. Kesehatan Terjamin

Hewan qurban dikarantina dalam pengawasan dokter hewan. Lebih terjamin kesehatannya daripada beli di pinggir jalan.

3. Kornet tahan lama hingga jangka waktu 3 tahun

Diproduksi oleh perusahaan yang telah berpengalaman dalam pengemasan produk ekspor, dengan standar halal MUI dan pengawasan BPOM.

4. Aksi distribusi dilakukan sepanjang tahun

Tidak habis dalam sekejap sepekan hari raya qurban. Program penyaluran bisa lebih terarah dan terencana.

5. Menjangkau pelosok Indonesia

Menjangkau daerah terpencil, pedesaan dan wilayah jangkauan bencana yang luas. Minim resiko dibanding bila didistribusikan dalam wujud hewan hidup

6. Praktis

Mudah dibawa, siap didistribusikan secara cepat sebagai bantuan pangan untuk korban bencana dan musibah lainnya

7. Memberdayakan Petani Lokal

Mengingat tahun ini semua produksi dilakukan di Indonesia, program ini sangat efektif memberdayakan potensi peternak lokal yang utamanya berbasis di pesantren.

8. Solusi Efektif Bantu Korban Bencana

Terbukti sukses untuk membantu korban konflik Ambon, Maluku Utara, bencana tsunami Aceh, gizi buruk di Banten, longsor Banjarnegara, gempa DIY-Jateng, tsunami pangandaran dan bina desa lainnya. Bahkan berhasil membantu hingga mancanegara.

DISTRIBUSI

Kornet qurban akan didistribusikan melalui kegiatan-kegiatan Rumah Zakat Indonesia, antara lain :

1. Siaga Bencana

Yaitu Bakti Sosial yang dilaksanakan salah satunya dengan memberikan bantuan makanan bergizi, dengan daerah sasaran :

· Daerah Bencana Alam

· Daerah konflik, yang sering kali mengalami kesulitan pangan

· Daerah atau Penderita Busung Lapar dan Gizi Buruk

2. Siaga Gizi

Yaitu Bakti Sosial yang dilaksanakan secara rutin setiap bulannya oleh Rumah Zakat Indonesia dengan memberikan bantuan sembako dan makanan bergizi, dengan daerah sasaran :

· Desa Binaan Rumah Zakat Indonesia

· Desa Minus/ Miskin

3. Penyerahan langsung pada peserta qurban

Read More......

Monday, October 29, 2007

Panduan Qurban

Menjelang Ibadah Qurban 1428 H , semoga panduan Qurban ini bermanfaat


1. LANDASAN QURBAN


Dari Aisyah radhiyallahu anha (ra.) bahwa Nabi Muhammad SAW. bersabda, artinya, “Tidaklah anak cucu Adam mengerjakan suatu amalan yang lebih disenangi Allah pada hari qurban daripada mengucurkan darah (menyembelih binatang qurban). Sesungguhnya hewan itu akan datang pada hari kiamat kelak dengan tanduk, bulu dan kukunya. Dan sesungguhnya sebelum darah qurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima di sisi Allah, maka beruntunglah kalian semua dengan (pahala) qurban itu.” (HR. Tirmidzi)


Allah SWT berfirman: "Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebagian dari syiar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya. Maka sebutlah nama Alloh ketika kamu menyembelihnya dalam keadan berdiri dan (telah terikat). Kemudian apabila ia telah roboh (mati), maka makanlah sebagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta minta ) dan orang yang meminta.
Demikianlah Kami telah menundukkan unta-unta itu kepada kamu, mudah mudahan kamu bersyukur". (QS. Al-Hajj (22): 36)

"Daging daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketaqwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik" (QS. Al-Hajj (22): 37)

"Maka dirikanlah sholat karena Tuhan-mu dan berkorbanlah." (QS. Al-Kautsar (108): 2)

2. KEUTAMAAN BERQURBAN
Pertama, Wujud Rasa Syukur Kepada Allah SWT. Firman Allah : "Maka dirikanlah sholat karena Tuhan-mu dan berkorbanlah." (QS. Al-Kautsar (108) ayat: 2)

Kedua, Termasuk perbuatan yang paling dicintai Allah SWT. Hadits Rasululah saw. Dari Aisyah ra.: "Tidak ada perbuatan manusia yang paling dicintai Allah swt. pada hari qurban kecuali mengucurkan darah (hewan qurban) karena sesungguhnya hewan tersebut akan datang pada hari kiamat dengan bentuk seutuhnya (tanduknya, kukunya dan kulitnya) dan sesungguhnya darahnya akan sampai disisi Allah sebelum sampai ke bumi."

3. HUKUM BERQURBAN
Sunah Muakkad


Dari Ummu Salamah ra berkata Rosululloh Saw bersabda "Apabila kalian telah melihat hilal bulan Dzilhijjah dan ada di antara kalian yang akan berqurban maka hendaklah ia tidak memotong rambut dan kukunya". (HR.Muslim)

Berqurban menjadi wajib karena dua hal:


1. Bagi seseorang yang bernadzar untuk melakukannya. Berdasarkan sabda Rasulullah SAW, artinya,”Barangsiapa yang bernadzar utnuk mentaati Allah, hendaklah ia melakukannya.” (HR. Al-Bukhari)


2. Bahwa seseorang mengatakan, “Ini milik Allah atau ini binatang qurban” Menurut Imam Malik, jika waktu membeli diniatkan untuk diqurbankan, maka hukum menyembelihnya menjadi wajib.

Bergabung Qurban

dibolehkan bergabung, jika binatang qurban berupa unta atau sapi, yakni untuk tujuh orang. Diriwayatkan oleh Jabir radhiyallahu anhu, ia berkata, “Kami menyembelih qurban bersama dengan Nabi di Hudaibiyah, seekor unta untuk tujuh orang, begitu juga sapi.”(HR. Muslim, Abu Dawud, dan At-Tirmidzi). (saif)

4. SYARAT-SYARAT BERQURBAN

1. Muslim
2. Mampu
3. Masuk Waktu
4. Dengan hewan ternak yang di tentukan oleh Syara'

5. UDHIYAH (Binatang Qurban)

Berasal dari kata al-udhhiyah dan adh-dhahiyyah yaitu hewan sembelihan seperti unta, sapi, kambing, yang disembelih pada Hari Raya Qur ban dan hari-hari tasyriq (tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah) dalam rangka mendekatkan diri (taqarrub) kepada Allah SWT.

Binatang yang boleh diqurbankan adalah unta, sapi dan kambing. Selain ketiga itu tidak diperbolehkan (QS Al-Hajj (22) : 34). Dianggap memadai berqurban dengan domba yang berumur setengah tahun, kambing jawa yang berumur satu tahun, sapi yang berumur dua tahun, unta yang berumur lima tahun. Tidak ada perbedaan jantan atau betina

Umur Hewan Qurban

1. Kibasy yang sudah berumur minimal 1 tahun.
2. Kambing yang sudah berumur minimal 2 tahun.
3. Kerbau yang sudah berumur minimal 2 tahun.
4. Unta yang sudah berumur minimal 5 tahun.

Catatan:

· Unta, kerbau dan sapi untuk 7 orang
· Kambing untuk 1 orang.

Ciri-Ciri hewan yang tidak boleh di Qurban kan:

1. Buta sebelah atau kedua matanya
2. Pincang salah satu kakinya
3. Sakit parah/berbahaya
4. Kurus yang sedikit dagingnya.
5. Terpotong kuping dan buntutnya.

Sedangkan yang tidak ada tanduknya dan yang sudah dikebiri di bolehkan karena keduanya membuat daging hewan tersebut menjadi subur.

Al-Barra bin Azib bercerita, Rasulullah berdiri di tengah-tengah kami seraya bersabda, artinya, “Empat macam yang tidak boleh terdapat pada hewan qurban yaitu buta sebelah matanya yang benar-benar nyata kebutaannya, sakit yang benar-benar nyata sakitnya, pincang yang benar-benar nyata kepincangannya, dan yang kurus yang tidak berlemak.” (HR. Abu Dawud dan Hakim dengan isnad shahih)

6. WAKTU PELAKSANAAN


Sejak Hari Iedul Adha setelah sholat dan dua khutbahnya sampai Akhir Hari Tasyriq. Rasulullah saw bersabda "Barang siapa yang menyembelih sebelum Sholat Ied sesungguhnya ia menyembelih untuk dirinya dan barang siapa yang menyembelih setelah sholat dan dua khutbahnya maka ia telah menyempurnakan ibadahnya dan ia telah melaksanakan sunnah orang orang beriman" (HR.Bukhari dan Muslim)

Rasulullah saw bersabda "Hari-hari Mina (Tasyriq) adalah hari hari untuk berqurban" (HR.Ibnu Majah)

Rasulullah SAW. bersabda, artinya, “Barangsiapa menyembelih (hewan qurban) sebelum shalat Iedul Adhha), maka hendaklah ia mengulanginya.”(MuttafaqunĂŻalaih dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu). Sedangkan akhir waktu penyembelihan adalah hari terakhir dari hari-hari tasyriq (tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah).

7. HAL-HAL YANG DI SUNNAHKAN KETIKA BERQURBAN

1. Membaca Bismillah "Maka makanlah binatang binatang (yang halal ) yang di sebut nama Allah ketika menyembelihnya" ( QS Al-Ana'am:118 )

2. Membaca Sholawat Kepada Nabi Muhammad SAW.

3. Menghadap Ke Qiblat.

4. Membaca Takbir . Sebagaimana riwayat Anas bin Malik

"Bahwasanya Rasulullah SAW Menyembelih dua ekor Kibasy (Domba) yang besar dan mempunyai dua tanduk dengan dua tangannya yang mulia sambil beliau membaca bismillah dan takbir" (HR.Syaikhoni)

5. Membaca Doa agar di terima sebagai mana Rosululloh Saw berdoa ketika berqurban "aa Allah
terimalah qurban Muhammad dan Keluarga Muhamma
d" (HR.Muslim)

Catatan:
Seorang yang berqurban karena nazar tidak boleh memakan daging qurban tersebut, sedang yang berqurban dengan qurban sunnah di bolehkan untuk memakannya walaupun afdholnya ia sedekahkan semuanya kepada yang berhak.

Daging Qurban Di awetkan:

Dari Aisyah r.a, beliau berkata, “Dahulu kami biasa mengasinkan (mengawetkan) daging udhhiyyah (qurban) sehingga kami bawa ke Madinah, tiba-tiba Nabi saw. bersabda “Janganlah kalian menghabiskan daging udhiyyah (qurban) hanya dalam waktu tiga hari”. (HR. Bukhari-Muslim).

Read More......