Monday, June 15, 2009

Sepekan Tour Mobil Klinik di Kalbar, 887 Pasien Terlayani


Pontianak. Sudah sepekan lamanya mobil klinik sehat keliling Indosat-Rumah Zakat Indonesia menembus pelosok-pelosok Kalimantan Barat. Jalanan yang bergelombang dan kadang berupa tanah merah merupakan tantangan tersendiri dalam tour ini. “Ujian bagi kita, AC mobil mengalami masalah, praktis perjalanan jarak jauh tanpa AC, panas banget,” papar Dedy Setiana, driver mobil klinik ketika dihubungi via telpon Minggu (14/06).

Tapi lelahnya perjalanan terobati dengan antusaisme masyarakat untuk mendapatkan layanan mobil klinik ini. Selama perjalanan Pontianak-Sintang, tim mobil klinik singgah di 6 titik aksi, Jalimpo (Ngabang), Bodok (Landak), Mukok (Sanggau), Kayu lapis (Sekadau), Kantor Reps Sintang, dan Manis Raya (Sintang) dengan total pasien terbantu 887 orang.

“Bagi saya ini sangat luar biasa, baru pertama saya menjelajah Kalbar sampai ke Sintang.. Tujuan terjauh, Kab Putussibau masih 3 jam lagi dari sini,”ujar Ali Akbar, Relawan Medis Rumah Zakat Indonesia cabang Pontianak yang dihubungi via telepon, Senin (15/6).

Antusiasme masyarakat dan senyum kebahagiaan mereka menjadi obat lelah bagi tim mobil klinik. “Kami sudah lama menantikan program semacam ini, karena memang teekadang kami takut berobat, meski badan sakit. Biaya berobat kan mahal, kami takut tidak mampu bayar,” ujar Fatimah (59), warga kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak. Hal senada juga disampaikan Serena (65) warga Bodok kecamatan Perindu. Nenek 9 cucu ini berterimakasih,”Semoga Tuhan membalas kebaikan kalian semua,” ujarnya terbata-bata. Perjalanan masih terus berlanjut hingga Putussibau dan kembali ke Pontianak 20 Juni mendatang.

Read More......

Sunday, June 14, 2009

SD Juara Cimahi Mengukir Sejarah




Cimahi Unggul & mandiri(14/06. Setelah satu pekan menghadapi UKK (Ujian Kenaikan Kelas), Guru dan siswa - siswi SD Juara Cimahi merasakan sebuah kelegaan karena telah berhasil mengukir sejarah yaitu pelaksanaan UKK pertama dalam sejarah SD Juara Cimahi. Luarr Biasa.

Tampak wajah - wajah ceria dari siswa/i Juara setelah melihat hasil UKK yang di pampang di mading sekolah. namun ada juga sih sebagian kecil siswa yang di remedial.

Hasil evaluasi sementara terlihat bahwa siswa SD Juara Cimahi memang memiliki multiple Intelegences (Kecerdasan beragam). Hal ini sejalan dengan program SD Juara yang mengembangkan konsep MI (multiple Intelegences).

Ada siswa yang menonjol dalam akademisnya dan ada juga siswa yang memiliki keunggulan dalam non akademis seperti kecerdasan body kinestetik, musikal, spasial dll.

Semoga ke depan siswa/i SD Juara dapat mewujudkan cita-cita mereka menjadi siswa yang unggul dan mandiri. Amin.

Bisa 3x harrus bisa. Insya Allah

Read More......

Tuesday, June 9, 2009

KEMAH JUARA UNTUK 3500 ANAK ASUH RZI




BANDUNG. Setiap anak pada dasarnya ingin selalu merasa gembira. Kegembiraan itu idealnya tidak dihalangi oleh keterbatasan ekonomi. Itulah yang menjadi semangat bagi Rumah Zakat Indonesia (RZI) untuk menggelar Kemah Juara anak-anak yatim dan dari keluarga tak mampu pada 10 hingga 12 Juli 2009 nanti. Ajang tersebut menjadi kegiatan tahunan bagi sekitar 3500 anak asuh RZI di 23 kota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dari Aceh hingga Papua.

Kegiatan outdoor tersebut merupakan ajang kreasi dan rekreasi bagi mereka yang pada umumnya berasal dari keluarga kurang mampu. “Kemah Juara merupakan rangkaian pembinaan terhadap anak asuh. Tahun ini RZI mengambil tema Kemah Budaya Untuk Anak Indonesia. Pelaksanaannya Kemah Juara sendiri akan diadakan di 16 kota,” ujar Ketua Pelaksana Kemah Juara Enjay Sonjaya saat dikonfirmasi di kantornya Jln Turangga No 25 C Bandung, Rabu (10/6).

Enjay menyatakan bahwa tujuan diadakannya Kemah Juara tahun ini adalah supaya anak asuh yang terbiasa mendapatkan bantuan dapat memiliki budaya untuk kreatif dan mandiri. Sehingga suatu hari nanti mereka tidak akan bergantung kepada orang lain. Selain itu anak asuh pun diharapkan memiliki kecintaan pada budaya aslinya. Sebab saat ini makin banyak budaya asing yang masuk ke Indonesia tanpa tersaring oleh berbagai regulasi.

”Semoga Kemah Juara dapat menjadi wahana pemulihan rasa percaya diri anak, merangsang daya pikir dan kreativitas anak, memberikan alternatif kegiatan liburan yang mendidik dan menyenangkan, serta eksplorasi kemampuan diri anak sejak dini,” ungkap Enjay.***

Read More......

Monday, June 1, 2009

Study Tour Anak Asuh Jayapura ke Musium Budaya Papua



oleh Edisman Adiguna, RZI - Jayapura

Ahad 31/5. Minggu pagi Jayapura disiram hujan lebat sampai hampir-hampir banjir di depan kantor cabang Jayapura.Namun hal ini tidak menyurutkan langkah kecil para anak Asuh Jayapura untuk mengikuti agenda study tour bersama para relawan cabang Jayapura.

tempat kali ini memang terkesan biasa-biasa saja bagi anak di kawasan barat Indonesia, namun luar biasa untuk anak asuh kami, karena ternyata mereka belum pernah menginjak museum ini walau dilihat dari jarak tidaklah begitu jauh dari rumah mereka, hal itu terbukti dengan antusiasnya anak asuh dalam mendengarkan penjelasan petugas museum kebudayaan Papua.

menurut Andi Setiawan (PIC KSAB cabang Jayapura) kegiatan ini sebagai upaya pengenalan adat leluhur mereka, karena budaya dari masing-masig suku di Papua berbeda-beda dari bahasa sampai bentuk fisik tubuh mereka...

acara serupa juga akan terus diadakan untuk memberikan add value pendidikan kepada anak anak asuh RZI Jayapura

Read More......

Wednesday, May 27, 2009

Lima member LBG melahirkan di Banjarmasin


Lambung Mangkurat News_ Suara tangis bayi bersahut-sahutan di klinik Bidan Mitra yang ada di Kelurahan Alalak Selatan dan Kelurahan Kelayan Selatan. Kenapa tidak,,, lima bayi silih berganti keluar dari rahim ibunya selama bulan Mei ini. Mereka adalah bayi-bayi dari Ibu Megawati, Ibu Ayisah, Ibu Ernawari, Ibu Saprah dan Ibu Rohana. Mereka semua adalah member LBG cabang Banjarmasin yang mendapatkan bantuan partus dari donatur korporat (PDAM). Mereka berasal dari keluarga tidak mampu.

Ibu Megawati dan Ibu Rohana berasal dari keluarga Alalak Selatan yang proses partusnya (melahirkan) dibantu oleh bidan Satiawati. Sedangkan tiga ibu lainnya berasal dari kelurahan kelayan selatan yang persalinannya dibantu oleh bidan Siti.

Puji syukur mereka ucapkan serta ribuan ucapan terima kasih untuk PDAM dan Rumah Zakat Indonesia yang telah membantu mereka mulai dari pemeriksaan kandungan gratis hingga biaya melahirkan yang dibantu. Seperti ibu Ayisah yang sempat kepikiran untuk menggugurkan kandungan karena faktor ekonomi yang sedang melandanya. Namun setelah si ibu bergabung menjadi member LBG, niat tersebut diurungnya. Ibu Ayisah sampai-sampai meminta ke MRO (Sugianur) ingin didoakan apa darinya, agar segera beliau doakan. Karena menurut Ibu Ayisah doa orang yang dibantu saat kesusahan akan dikabulkan oleh ALLAH SWT.

Semoga lima bayi member LBG yang lahir dibulan Mei inimenjadi anak yang sholeh, dan berbakti untuk kedua orang tuanya, saudaranya dan agama ISlam.

by;ummu_jannah

Read More......